KONFIGURASI
ADMINISTRASI JARINGAN
KONFIGURASI ADMINISTRASI JARINGAN
Untuk
melakukan suatu konfigurasi di dalam komputer server maupun komputer client,
dibutuhkan suatu program editor. Program editor yang dapat dipakai untuk
melakukan editing suatu program antara lain vi, mc, pine, joe. Tetapi disini
kita akan menggunakan program editor vi.
a)
KONFIGURASI DNS
Ø
Setting DNS Server
File
konfigurasi yang utama untuk BIND berada di bagian file “named” yang
letaknya di /etc/named.conf. Komputer akan membaca konfigurasi ini jika
program BIND berjalan atau aktif.
Konfigurasi
File /etc/named.conf.
Pada bentuk
contoh diatas merupakan bentuk konfigurasi dalam pembuatan suatu domain dan di
isi menjadi seperti dibawah ini.
Zone nama_domain
{ ==> nama zone
type master;
==> type
file nama_path;
==> alamat direktory
};
Zone “timjatim.net”
{
type master;
file
“/var/named/timjatim.net.hosts”;
};
b)
Konfigurasi Zone-File
Konfigurasi
ini terdapat di dalam direktory /var/named/.
Untuk zone
file timjatim.net maka harus dibuatkan juga file konfigurasi di dalam direktory
/var/named/ dengan nama timjatim.net.hosts untuk mendefinisikan zone dari
timjatim.net.
Isi
konfigurasi file timjatim.net.hosts di dalam direktory /var/named/.
Keterangan :
- timjatim.net. IN SOA ns1.server.net , merupakan alamat timjatim.net yang di definisikan di dalam name server ns1.server.net.
- timjatim.net. IN A 192.168.10.1 , yaitu timjatim.net terdapat di dalam IP Address 192.168.10.1
- timjatim.net. IN NS ns1.server.net , yaitu timjatim.net terdapat di dalam name server ns1.server.net.
- http://www.timjatim.net IN CNAME timjatim.net., yaitu alamat http://www.timjatim.net merupakan alias dari timjatim.net.
- ftp.timjatim.net. IN CNAME timjatim.net, yaitu alamat ftp.timjatim.net. Merupakan alias dari timjatim.net.
Jika semua
konfigurasi sudah dibuat maka anda harus merestart daemon DNS-nya terlebih
dahulu dengan cara :
[root@192.168.10.1]
/etc/init.d/named restart
Stopping
named: [ OK ]
Starting
named: [ OK ]
Jika sudah
ada tampilan seperti di atas berarti konfigurasi sudah berhasil dengan
baik
Ø
Setting DNS Client (Resolver)
Jika
melakukan akses pada host lain di internet dari sistem linux, maka komputer
yang kita pakai harus dikonfigurasikan DNS-nya terlebih dahulu menjadi sebuah
DNS Client, yang mana DNS client disebut juga dengan resolver.
Listing yang
diberikan kepada file /etc/resolv.conf
Dari listing
di atas diketahui bahwa “domain timjatim.net” nama domainnya yaitu
timjatim.net, “search timjatim.net” dilakukan pencarian kepada domain
timjatim.net dan “nameserver 192.168.10.1” merupakan alamat dari nameserver
yang dihandle domain timjatim.net.
domain
timjatim.net
search
timjatim.net
name server
192.168.10.1
c)
KONFIGURASI VIRTUAL HOST
Untuk
membuat suatu alamat host virtual dari sebuah domain dapat dilakukan sedikit
perubahan terhadap file Vhosts.conf yang terdapat di dalam direktory /etc/httpd/conf/vhosts/
.
Sebelum
melakukan konfigurasi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu
membuatkan dahulu user yang menghandle suatu domain yang dibuatkan
virtualhost-nya. Kemudian dibuatkan direktory cgi-bin, public_html dan logs di
dalam direktory user tersebut.
Cara membuat
user baru
[root@192.168.10.1]
adduser timjatim 􀃎 tambah user
[root@192.168.10.1]
passwd timjatim 􀃎 isi password user
Changing
password for user timjatim.
New UNIX
password: timjatim 􀃎 isi password
Retype new
UNIX password: timjatim 􀃎 isi password
passwd: all
authentication tokens updated successfully.
[root@192.168.10.1]
cd /home/timjatim/
[root@192.168.10.1
timjatim] mkdir cgi-bin public_html logs 􀃎 buat direktory
jika proses
pembuatan user dan direktory sudah selesai, baru melakukan konfigurasi pada
file Vhost.conf seperti dibawah ini :
Listing
Konfigurasi /etc/httpd/conf/vhosts/Vhosts.conf
NameVirtualHost
timjatim.net
<VirtualHost
timjatim.net>
ServerName
timjatim.net
ServerPath
/public_html/
DocumentRoot
/home/timjatim/public_html/
</VirtualHost>
Jika
konfigurasi sudah dibuat Anda harus merestart daemon dari virtual hosts
tersebut dengan cara :
[root@192.168.10.1]
/etc/init.d/httpd restart
Shutting
down httpd2: [ OK ]
Starting
httpd2: [ OK ]
Jika sudah
ada tampilan seperti di atas berarti konfigurasi sudah berhasil dengan baik.
d)
KONFIGURASI FTP SERVE
Pada suatu
jaringan komputer sering sekali melakukan suatu proses pengiriman data, yang
mana menggunakan FTP (File Transport Protocol) sebagai protokol yang digunakan
sebagai proses pengiriman suatu data.
Cara
mengkonfigurasi FTP Server
File
konfigurasi FTP terdapat di direktory /etc/proftpd.conf
Listing
konfigurasi file /etc/proftpd.conf
Jika sudah
anda konfigurasi anda harus merestart daemon ftp dengan cara :
[root@192.168.10.1]
/etc/init.d/proftpd restart
Shutting
down proftpd: [ OK ]
Starting
proftpd: [ OK ]
Jika sudah
terdapat tampilan diatas berarti konfigurasi sudah berjalan dengan baik.
<VirtualHost
timjatim.net>
servername
“timjatim.net”
DefaultRoot
/home/timjatim/public_html/
</VirtualHost>
e)
KONFIGURASI DHCP SERVER
Untuk
membuat konfigurasi pada DHCP server dapat dilihat dari contoh listing di bawah
ini :
Konfigurasi
file squid.conf yang terdapat di direktory /etc/squid/
Setelah
dibuat konfigurasi DHCP yang ada di dalam komputer server, maka pada bagian
komputer client tidak usah di isi alamat IP Address-nya (biarkan tetap
menggunakan konfigurasi alamat DHCP) pada waktu proses instalasi komputer
client.
ddns-update-style
none;
subnet
192.168.10.0 netmask 255.255.255.0 {
# default
gateway
option routers
192.168.10.1;
option
subnet-mask 255.255.255.0;
option
domain-name “timjatim.net”;
option
domain-name-servers ns1.server.net;
option
nis-domain “ns1.server.net”;
range
dynamic-bootp 192.168.10.100 192.168.10.255;
default-lease-time
21600;
max-lease-time
43200;
# we want
the nameserver to appear at a fixed address
host ns {
next-server
ns2.server.net;
hardware
ethernet 12:34:56:78:AB:CD;
fixed-address
207.175.42.254;
}
}
f)
KONFIGURASI PROXY SERVER
Proxy
digunakan untuk jalur komunikasi untuk hubungan ke internet dan juga kebanyakan
proxy yang paling sering digunakan adalah proxy untuk HTTP. Jika kita
menggunakan proxy maka setiap melakukan akses untuk membuka suatu halaman web
sebagian isinya akan di simpan ke dalam chache, sehingga dapat menghemat
bandwith yang keluar dari jaringan ke internet. Disini kita menggunakan Squid,
yaitu program proxy server yang dapat mengimplementasikan caching untuk
beberapa protokol aplikasi internet.
Untuk
mensetting squid.conf dapat dilihat dari contoh listing di bawah ini
yang terdapat di dalam direktory /etc/squid/ .
# nomor port
yang dipakai untuk http
http_port
8080
#cache untuk
proxy server parent cache pada port 8080 dan icp port #3130
cache_peer
proxy.server.net parent 8080 3130
#besar ram
yang dipakai untuk cache
cache_mem 80
MB
#cache untuk
mengatur pengguna root
cache_effective_user
nobody
cache_effective_group
nobody
#letak
direktory cache dengan ruang 400 MB
cach_dir
/var/spool/squid 400 16 256
#untuk
konfigurasi akses terbatas
acl manager
proto cache_object
acl
localhost src 127.0.0.1/255.255.255.255
acl all src
0.0.0.0/0.0.0.0
acl
timjatim.net src 192.168.10.1/255.255.255.200
acl ip_lokal
src 192.168.10.0/255.255.255.0
http_access
allow timjatim.net ip_lokal localhost
http_access
deny manager all
http_access
deny all
icp_access
allow timjatim.net ip_lokal localhost
icp_access
deny all
#untuk
memunculkan nama hostname jika terjadi kesalahan saat client #mengakses proxy
visible_hostname
proxy.server.net
#untuk
meletakkan alamat email admin
cache_mgr
proxy@server.net
Setelah
konfigurasi diatas sudah dibuatkan Anda dapat menjalankan program squid dengan
cara seperti dibawah ini :
[root@192.168.10.1]
/etc/init.d/squid start
Starting
squid [OK]
Jika
konfigurasi sudah benar maka akan muncul tampilan seperti diatas.
ADMINISTRASI
JARINGAN
1.
Pengertian Administrasi Server Jaringan
Mengadministrasi
server dalam jaringan adalah suatu bentuk pekerjaan yang dilakukan oleh
administrator jaringan yang mempunyai tugas untuk membuat server, mengelola
jaringan yang tersambung dengan server, memonitor jaringan, dan juga
mengamankan transfer data dalam jaringan tersebut.
2. Kebutuhan
Software dan Hardware
Bila kita
membuat sebuah server yang terhubung dengan sebuah jaringan maka peralatan
jaringan minimal yang kita perlukan harus sesuai dengan kebutuhan yang kita
perlukan agar dapat bekerja dengan maksimal. begitu pula dengan software yang
akan kita instalkan harus sesuai kebutuhan pula dan harus kompatible. sebelum
melakukan instalasi kita harus tahu terlebih dahulu kelebihan dan kekurangan
dari sistem operasi tersebut.
3.
Pengertian Hosting dan Domain
Hosting
(disebut juga Web Hosting / sewa hosting) adalah penyewaan tempat untuk
menampung data-data yang diperlukan oleh sebuah website dan sehingga dapat
diakses lewat Internet. Data disini dapat berupa file, gambar, email,
aplikasi/program/script dan database.
Domain
adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer
seperti web server atau email server di jaringan komputer ataupun internet
4.
Tugas dari Administrator
Sebuah
tanggung jawab administrator sistem mungkin mencakup:
- Menganalisis log sistem dan mengidentifikasi potensi masalah dengan sistem komputer.
- Memperkenalkan dan mengintegrasikan teknologi baru ke dalam ada pusat data lingkungan.
- Rutin melakukan audit terhadap sistem dan perangkat lunak.
- Pertunjukan backup.
- Menerapkan sistem operasi update, patch, dan perubahan konfigurasi.
- Baru menginstal dan mengkonfigurasi perangkat keras dan perangkat lunak.
- Menambahkan, menghapus, atau memperbarui account pengguna informasi, reset password, dll
- Menjawab pertanyaan teknis.
- Tanggung jawab untuk keamanan.
- Tanggung jawab untuk mendokumentasikan konfigurasi sistem.
- Troubleshooting melaporkan setiap masalah.
- Sistem tuning kinerja.
- Memastikan bahwa infrastruktur jaringan dan berjalan.
SISTEM OPERASI JARINGAN (Materi untuk kelas XI TKJ)
Sesuai fungsi komputer pada sebuah jaringan, maka tipe
jaringan komputer dibedakan menjadi dua tipe:- Jaringan peer to peer
- Jaringan client/server
Jaringan peer to peer
- Setiap komputer yang terhubung pada jaringan dapat berkomunikasi dengan komputer-komputer lain secara langsung tanpa melalui komputer perantara.
- Pada jaringan ini sumber daya terbagi pada seluruh komputer yang terhubung dalam jaringan tersebut, baik sumber daya yang berupa perangkat keras maupun perangkat lunak dan datanya
- Komputer yang terhubung dalam jaringan peer to peer pada prinsipnya mampu untuk bekerja sendiri sebagai sebuah komputer stand alone.
- Tipe jaringan seperti ini sesuai untuk membangun sebuah workgroup dimana masing-masing penguna komputer bisa saling berbagi pakai penggunaan perangkat keras.
Jaringan client/server
- Terdapat sebuah komputer berfungsi sebagai server sedangkan komputer yang lain berfungsi sebagai client
- Komputer server berfungsi dan bertugas melayani seluruh komputer yang terdapat dalam jaringan tersebut.
- Sedangkan komputer client (workstation) sesuai dengan namanya menerima lanyanan dari komputer server
Untuk membangun suatu jaringan client-server diperlukan beberapa bagian:
- Suatu komputer sebagai pusat data yang disebut sebagai file-server.
- Komputer sebagai tempat kerja yang disebut sebagai workstation.
- Peralatan jaringan seperti network interface card, hub dan lainnya.
- Media penghubung antarkomputer.
- System operasi jaringan seperti Windows 2000 server, Windows 2003 server, windows NT server, NetWare, unix, dan lainnya.
- System operasi untuk workstation seperti DOS, Windows 3.1x, windows 9x, windows NT workstation, Windows XP, dan lainnya.
Komputer server bertugas dan berfungsi untuk:
- Melayani dan mengontrol seluruh jaringan.
- Melayani permintaan-permintaan dari komputer workstation.
- Mengontrol hubungan komputer satu dengan komputer yang lain, termasuk hubungannya dengan perangkat-perangkat lain yang terdapat di dalam jaringan.
Adapun bentuk layanan (service) yang diberikan komputer service adalah:
- Disk sharing, yaitu berupa penggunaan kapasitas disk secara bersama pada komputer client.
- Print sharing, yaitu berupa penggunaan perangkat printer secara bersama-sama.
- Penggunaan perangkat-perangkat lain secara bersama, demikian pula dengan data dan sistem aplikasi yang ada.
- Mengatur keamanan jaringan dan data dalam jaringan.
- Mengatur dan mengontrol hak dan waktu akses perangkat-perangkat yang ada dalam jaringan.
Untuk memilih komputer server harus
memperhatikan :
- Sistem operasi yang digunakan.
- Sistem aplikasi yang akan dijalankan.
- Arsitektur jaringan yang diterapkan.
- Jumlah komputer workstation dalam jaringan yang dilayani.
- .Kemampuan dan daya tahan beroperasi dalam jangka waktu tak terbatas.
- Kompatibelitas terhadap produk jaringan lainnya.
- Dukungan teknis dari vendor perangkat tersebut.
Perangkat lunak dalam sebuah jaringan komputer terdiri dari dua perangkat utama, yaitu:
- Perangkat lunak sistem operasi jaringan.
- Sistem aplikasi yang digunakan untuk bekerja
Contoh sistem operasi jaringan :
- Novell Netware dari Novell dengan dedicated servernya.
- Windows NT dari Microsoft.
- Unix yang dikenal dengan multiusernya.
Novell Netware itu..
Novell Netware yang menggunakan dedicated server dimana komputer server memang khusus untuk melayani komputer client
Protokol jaringan menggunakan IPX/SPX
Telah dirilis versi 5
Untuk versi 4 kebawah bisa menggunakan pentium atau dibawahnya (80486 atau bahkan 80386)
Namun untuk versi 5 disarankan menggunakan pentium
.Jumlah workstation yang ditangani menentukan besar kecilnya komputer server yang digunakan,
contoh: untuk mengontrol kurang lebih 100 work-station bisa digunakan 386 namun jika workstation lebih 100 harus menggunakan komputer yang lebih maju.
.Kebutuhan memori juga berpengaruh terhadap kinerja server.
Kebutuhan memori dasar adalah 8 MB, kebutuhan memori untuk fasilitas-fasilitas tambahan pada netware kurang lebih 4 MB,
untuk setiap penggunaan kapasitas atau volume hard disk sebesar 1 GB diperlukan tambahan memori kurang lebih 8 MB,
disamping itu dibutuhkan memori tambahan untuk meningkatkan kineja hard disk (disk caching) sebesar kurang lebih 4 MB.
Novell Netware yang menggunakan dedicated server dimana komputer server memang khusus untuk melayani komputer client
Protokol jaringan menggunakan IPX/SPX
Telah dirilis versi 5
Untuk versi 4 kebawah bisa menggunakan pentium atau dibawahnya (80486 atau bahkan 80386)
Namun untuk versi 5 disarankan menggunakan pentium
.Jumlah workstation yang ditangani menentukan besar kecilnya komputer server yang digunakan,
contoh: untuk mengontrol kurang lebih 100 work-station bisa digunakan 386 namun jika workstation lebih 100 harus menggunakan komputer yang lebih maju.
.Kebutuhan memori juga berpengaruh terhadap kinerja server.
Kebutuhan memori dasar adalah 8 MB, kebutuhan memori untuk fasilitas-fasilitas tambahan pada netware kurang lebih 4 MB,
untuk setiap penggunaan kapasitas atau volume hard disk sebesar 1 GB diperlukan tambahan memori kurang lebih 8 MB,
disamping itu dibutuhkan memori tambahan untuk meningkatkan kineja hard disk (disk caching) sebesar kurang lebih 4 MB.
Windows NT itu..
.Berbeda dengan Novell Netware yang menggunakan dedicated server, windows NT menggunakan non-dedicate server sehingga memungkinkan untuk bekerja pada komputer server.
.Protokol jaringan menggunakan TCP/IP
.Untuk workstationnya bisa menggunakan sistem operasi windows NT workstation atau Windows XP.
.Penggunaan server windows NT optimal untuk jaringan yang menggunakan aplikasi-aplikasi berbasis windows atau aplikasi-aplikasi grafis dan multimedia.
.Pada windows NT Microsoft memperkenalkan sebuah konsep manajemen jaringan dengan system domain, yaitu suatu pengelompokan secara logika terhadap beberapa komputer dalam jaringan, yang memungkinkan jaringan dikelola dari satu titik sebagai satu unit.
.sistem domain ini dimaksudkan untuk memudahkan dan meningkatkan system manajemen jaringan, yaitu dengan menyediakan satu titik pencatatan untuk validasi pada jaringan.
.Titik tersebut memberikan ijin kepada user untuk menggunakan resource pada jaringan sesuai dengan yang telah ditentukan. Untuk mendapatkan ijin tersebut, user cukup melakukan login pada titik tersebut sebagai domainnya.
.Berbeda dengan Novell Netware yang menggunakan dedicated server, windows NT menggunakan non-dedicate server sehingga memungkinkan untuk bekerja pada komputer server.
.Protokol jaringan menggunakan TCP/IP
.Untuk workstationnya bisa menggunakan sistem operasi windows NT workstation atau Windows XP.
.Penggunaan server windows NT optimal untuk jaringan yang menggunakan aplikasi-aplikasi berbasis windows atau aplikasi-aplikasi grafis dan multimedia.
.Pada windows NT Microsoft memperkenalkan sebuah konsep manajemen jaringan dengan system domain, yaitu suatu pengelompokan secara logika terhadap beberapa komputer dalam jaringan, yang memungkinkan jaringan dikelola dari satu titik sebagai satu unit.
.sistem domain ini dimaksudkan untuk memudahkan dan meningkatkan system manajemen jaringan, yaitu dengan menyediakan satu titik pencatatan untuk validasi pada jaringan.
.Titik tersebut memberikan ijin kepada user untuk menggunakan resource pada jaringan sesuai dengan yang telah ditentukan. Untuk mendapatkan ijin tersebut, user cukup melakukan login pada titik tersebut sebagai domainnya.
Linux itu..
.Linux pada awalnya dibuat oleh Linus Torvalds di Universitas Helsinki, Finlandia
.Kemudian dikembangkan dengan bantuan banyak progremer dan pakar Unix di Internet
.Linux adalah sistem operasi komputer yang berbasis dan mirip dengan unix
.Sekarang Linux bisa diperoleh dari distribusi yang umum digunakan seperti : RedHat, Debian,Slackware, Caldera, Turbo Linux dan lain-lain
.Linux pada awalnya dibuat oleh Linus Torvalds di Universitas Helsinki, Finlandia
.Kemudian dikembangkan dengan bantuan banyak progremer dan pakar Unix di Internet
.Linux adalah sistem operasi komputer yang berbasis dan mirip dengan unix
.Sekarang Linux bisa diperoleh dari distribusi yang umum digunakan seperti : RedHat, Debian,Slackware, Caldera, Turbo Linux dan lain-lain
Jenis –Jenis Komunikasi Data
1. Jenis Komuniksai Data Melalui Infrastuktur Terestrial
Jenis komunikasi data ini dapat dilakukan menggunakan media kabel dan nirkabel sebagai aksesnya sehingga membutuhkan biaya yang tinggi untuk membangun infrastuktur jenis ini.
2. Jenis Komunikasi Melalui Satelit
Jenis komunikasi data ini dapat dilakukan dengan menggunakan satelit sebagai aksesnya. Biasanya wilayah yang dicangkup akses satelit lebih luas dan mampu menjangkau lokasi yang tidak memungkinkan dibangunnya infrastruktur terestrial, namun membutuhkan waktu yang lama untuk berlangsungnya proses komunikasi. http://www.microcyber2.blogspot.com/
Komponen Komunikasi Data
1. Pengirim : piranti yang mengirimkan data.
2. Penerima : piranti yang menerima data.
3. Pesan/Data : informasi yang akan dipindahkan bisa berupa apa saja, teks, angka, gambar, suara, video, atau kombinasi dari semuanya.
4. Media Pengiriman : media atau saluran yang digunakan untuk mengirimkan data, bisa berupa kabel, cahaya maupun gelombang magnetik.
5. Protokol : aturan-aturan yang harus disepakati oleh dua atau lebih alat untuk dapat saling berkomunikasi.
Sistem Komunikasi Data
Informasi dari sumber hanya ditujukan kepada satu point penerima saja. Contoh : telepon, fax, telegram.
7. Titik ke beberapa penerima (multi communications).
Informasi dari sumber ditujukan kepada beberapa point penerima saja. Contoh : jaringan dengan switch.
8. Menyebar (broadcasting communications).
Informasi yang diberika sumber dapat diterima oleh semua point yang terhubung tanpa terkecuali. Contoh : televisi broadcast, radio broadcast.
Transmisi Data (Mode Transmisi)
1. Simplex : Media komunikasi antara pengirim dan penerima yang bersifat satu arah, dimana sisi pengirim hanya berfungsi sebagai pengirim informasi, sedangkan sisi penerima berfungsi sebagai penerima. Mode ini juga sering disebut one way only. http://www.microcyber2.blogspot.com/
2. Half Duplex (HDX) : Suatu metode komunikasi yang dapat dilakukan dua arah secara bergantian (waktu tidak sama). Dimana si pengirim dapat mengirimkan informasi dan sisi yang lain berfungsi sebagai penerima sehingga mode ini sering disebut sebagai saluran two way alternate. Adapun contohnya dapat dilihat dari pemahaian Handy-Talky.
3. Full Duplex (FDX) : Suatu metode yang digunakan pada komunikasi untuk dua arah secara terus-menerus. Dimana sisi pengirim dan penerima dapat berkomunikasi dua arah dalam waktu yang bersamaan. Adapun contohnya dapat dilihat dari pemakaian HP.
Nah,itulah materi yang dapat saya bagikan kali ini. Semoga semua ini bermanfaat untuk sobat semuanya .... Thank for reading and visit ... :D
Jaringan : jaringan (network) adalah kumpulan dua atau lebih sistem komputer yang terhubung. Terdapat banyak jenis jaringan komputer:
a. Local-Area Network (LAN): komputer yang terhubung berada pada tempat yang berdekatan secara gografis (misalkan satu gedung).
b. Wide-Area Network (WAN): komputer yang terhubung berada pada tempat yang berjauhan dan dihubungkan dengan line telepon atau gelombang radio. selain itu, jaringan komputer dapat juga dikelompokan berdasar kriteria di bawah ini:
Topologi : pengaturan keterhubungan antar sistem komputer. Terdapat bermacam-macam topologi seperti bus, star, dan ring.
Protokol : protokol mendefinisikan sekelompok aturan dan sinyal yang digunakan oleh komputer pada jaringan untuk berkomunikasi. Protokol LAN yang paling populer adalah Ethernet. Protokol LAN lain yang banyak digunakan adalah IBM token-ring network.c. arsitektur: jaringan dapat diklasifikasikan ke dalam arsitektur peer-to-peer atau client/server.
NIC : NIC (network interface card) adalah expansion board yang digunakan supaya komputer dapat dihubungkan dengan jaringan. Sebagian besar NIC dirancang untuk jaringan, protokol, dan media tertentu. NIC biasa disebut dengan LAN card (Local Area Network Card).
Backbone : Backbone adalah saluran atau koneksi berkecepatan tinggi yang menjadi lintasan utama dalam sebuah jaringan. Bandwidth : Bandwidth menunjukan kapasitas dalam membawa informasi. Istilah ini dapat digunakan dalam banyak hal: Telepon, jaringan kabel, bus, sinyal frekuensi radio, dan monitor. Paling tepat, bandwidth diukur dengan putaran perdetik (cycles per second), atau hertz (Hz), yaitu perbedaan antara frekuensi terendah dan tertinggi yang dapat ditransmisikan. Tetapi juga sering digunakan ukuran bit per second (bps).
Bridge : Bridge adalah peranti yang meneruskan lalu lintas antara segmen jaringan berdasar informasi pada lapisan data link. Segmen ini mempunyai alamat lapisan jaringan yang sama. Setiap jaringan seharusnya hanya mempunyai sebuah bridge utama.
DNS : DNS (domain name sistem) adalah sistem yang menerjemahkan domain Internet, seperti www.microsoft.com menjadi alamat Internet, yaitu serangkaian nomor yang terlihat seperti 101.232.12.5. Istilah DNS berhubungan dengan konvensi untuk penamaan host pada Internet dan cara penangan nama-nama tersebut.
Ethernet : Ethernet adalah protokol LAN yang dikembangkan oleh Xerox Corporation yang bekerjasama dengan DEC dan Intel pada tahun 1976. Ethernet menggunakan topologi bus atau star dan medukung transfer data sampai dengan 10 Mbps. Versi Ethernet yang lebih baru yang disebut 100Base-T (atau Fast Ethernet), mendukung transfer data sampai dengan 100 Mbps, dan versi terbarunya, Gigabit Ethernet, mendukung tranfer data sampai dengan 1 Gigabit per detik atau 1000 Mbps.
Fast Ethernet : Fast Ethernet seperti Ethernet biasa, namun dengan kecepatan transfer data yang lebih cepat, sampai dengan 100 mbps. Ethernet ini juga disebut 100BaseT.
Gateway : Istilah gateway merujuk kepada hardware atau software yang menjembatani dua aplikasi atau jaringan yang tidak kompatibel, sehingga data dapat ditransfer antar komputer yang berbeda-beda. Salah satu contoh penggunaan gateway adalah pada email, sehingga pertukaran email dapat dilakukan pada sistem yang berbeda.
GPS : GPS (Global Positioning System ) adalah sistem navigasi menggunakan 24 satelit MEO (medium earth orbit atau middle earth orbit) yang mengelilingi bumi dan penerima-penerima di bumi. Satelit mengorbit pada ketinggian sekitar 12.000 mil di atas bumi dan mampu mengelilingi bumi dua kali dalam 24 jam. Satelit GPS secara kontinu mengirimkan sinyal radio digital yang mengandung data lokasi satelit dan waktu pada penerima yang berhubungan. Satelit GPS dilengkapi dengan jam atom dengan ketepatan satu per satu juta detik. Berdasar informasi ini, stasiun penerima mengetahui berapa lama waktu yang digunakan untuk mengirim sinyal sampai ke penerima di bumi. Semakin lama waktu yang digunakan untuk sampai ke penerima, semakin jauh posisi satelit dari stasiun penerima. dengan mengetahui posisi satelit, penerima mengetahui bahwa satelit terletak pada posisi tertentu pada permukaan bola imaginer yang berpusat pada satelit. Dengan menggunakan tiga satelit, GPS dapat menghitung lintang dan bujur penerima berdasar perpotongan ketiga bola imaginer. Dengan menggunakan empat satelit, dapat juga ditentukan ketinggian. GPS dikembangkan dan dioperasikan oleh Departemen Pertahanan Amerika. GPS, asalnya dikenal dengan NAVSTAR (Navigation System with Timing and Ranging). Sebelum untuk keperluan yang lebih luas, GPS digunakan untuk menyediakan kemampuan navigasi sepanjang waktu dan dalam segala cuaca untuk militer darat, laut, dan angkatan udara. Disamping untuk navigasi dan penentuan posisi geografik, GPS dapat juga digunakan di antaranya untuk pemetaan, kehutanan, eksplorasi mineral, manajemen habitat liar, dan pengawasan perpindahan penduduk.
Host : Host adalah sistem komputer yang diakses oleh pengguna yang bekerja pada lokasi yang jauh. Biasanya, istilah ini digunakan jika ada dua sistem komputer yang terhubung dengan modem dan saluran telepon. Sistem mengandung data yang disebut host, sedang sitem yang digunakan untuk mengases dari jarak jauh disebut remote terminal. Istilah host juga digunakan untuk menyebut komputer yang terhubung dengan jaringan TCP/IP, termasuk Internet. Setiap host mempunyai alamat IP yang unik. Selain itu, istilah host juga merujuk pada penyediaan infrastruktur layanan komputer. Sebagai contoh, banyak perusahaan yang menjadi host Web server, yang berarti bahwa perusahaan tersebut menyediakan hardware, software, dan saluran komunikasi yang dibutuhkan oleh server, tetapi isi server (data) dikendalikan oleh pihak lain. ISP (Internet Service Provider) : ISP (Internet service provider) adalah penyedia layanan Internet. Sebagian besar ISP mempunyai jaringan server (mail, berita, Web), router, modem yang dihubungkan dengan koneksi “backbone” Internet yang permanen dan berkecepatan tinggi. Pelanggan ISP dapat mendapatkan koneksi Internet dengan modem dan telepon. Untuk mengakses Internet pelanggan ISP harus melakukan dial ke jaringan dengan menekan nomor telepon tertentu milik ISP.
Internet : Internet adalah jaringan global yang menghubungkan jutaan komputer. Sejak 1999 Internet telah memiliki 200 juta pemakai di seluruh dunia, dan jumlah ini meningkat cepat. Lebih dari 100 negara terhubung dengan Internet untuk menukar data, berita, dan informasi lainnya. Setiap komputer yang terhubung dengan Internet disebut host.
ISDN : ISDN (Integrated Services Digital Network) adalah standard komunikasi internasional untuk pengiriman suara, video dan data melalui line telepon digital atau telepon kawat biasa. ISDN mempunyai kecepatan transfer data 64 Kbps. Sebagian besar saluran ISDN ditawarkan oleh perusahaan telepon yang memungkinkan dua saluran, yang disebut kanal B (B channel). Satu line dapat digunakan untuk suara dan yang lain untuk data lain dan keduanya mempunyai kecepatan transfer 128 Kbps. Versi awal ISDN menggunakan transmisi baseband. Versi lain ISDN, yaitu B-ISDN, menggunakan transmisi broadband dan dapat mendukung transmisi data dengan kecepatan 1,5 Mbps.
Protocol (protokol) : Bahasa atau prosedur hubungan yang digunakan oleh satu sistem komputer dengan sistem lainnya sehingga antara keduanya dapat saling berhububngan. Untuk dapat berkomunikasi. Kedua system harus menggunakan protokol yang sama. PPP (Point To Point Protocol) : Protokol TCP/IP yang memungkinkan hubungan antara host dengan jaringan dan antara router dengan router atau dapat pula digunakan untuk hubungan serial antara 2 system.
Repeater : Suatu perangkat yang dipasang di titik-titik tertentu dalam jaringan untuk memperbarui sinyal-sinyal yang di transmisikan agar mencapai kembali kekuatan dan bentuknya yang semula, guna memperpanjang jarak yang dapat di tempuh. Ini di perlukan karena sinyal-sinyal mengalami perlemahan dan perubahan bentuk selama transmisi.
Router : Suatu perangkat yang berfungsi menghubungkan suatu LAN ke suatu internetworking/WAN dan mengelola penyaluran lalu-lintas data di dalamnya. Routing : Proses dari penentuan sebuah path yang di pakai untuk mengirim data ke tujuan tertentu.
RJ-45 : RJ-45 (Registered Jack-45) adalah konektor delapan kabel yang biasanya digunakan untuk menghubungkan komputer ke sebuah local-area network (LAN), khususnya Ethernets. Konektor RJ-45 mirip dengan konektor RJ-11 yang digunakan dalam koneksi telepon, tetapi lebih besar.
Server : Suatu unit yang berfungsi untuk menyimpan informasi dan untuk mengelola suatu jaringan komputer.komputer server akan melayani seluruh client atau worstation yang terhubung ke jaringannya.
TCP/IP : TCP/IP Transmission Control Protokol adalah dua buah protokol yang dikembangkan oleh militer AS yang memungkinkan komputer pada jaringan dapat saling berhubungan. IP digunakan untuk memindahkan paket data antarsimpul. TCP dugunakan untuk memverifikasi pengiriman dari client ke server. TCP/IP adalah dasar internet dan dapat ditemukan pada semua system operasi modern, seperti Unix dan Windows.
Topologi : Dalam jaringan komputer topologi adalah bentuk pengaturan keterhubungan antar sistem komputer. terdapat bermacam-macam topologi seperti bus, star, ring.
UTP : UTP (Unshielded Twisted Pair) adalah jenis kabel yang terdiri dari dua kawat tak terbungkus yang berpilin. Kabel UTP banyak digunakan pada local-area networks (LANs) dan sambungan telepon karena harganya lebih murah. Kabel UTP tidak sebaik kabel koaksial dan serat optik dalam hal penyediaan banwidth dan ketahanan terhadap interferensi.
VLAN : VLAN (virtual local-area network) adalah jaringan komputer yang seakan terhubung menggunakan kabel yang sama meskipun mungkin secara fisik berada pada bagian LAN yang lain. VLAN dikonfigurasi melalui software dan tidak hardware, yang membuatnya sangat fleksible.Salah satu keunggulan VLAN adalah jika sebuah komputer secara fisik dipindah ke lokasi lain, komputer tersebut tetap pada VLAN yang sama tanpa melakukan konfigurasi ulang hardware.
VPN : VPN (virtual private network) adalah koneksi internet pribadi yang aman dan terenkripsi untuk menjamin bahwa hanya pengguna yang berhak yang dapat mengaksesnya dan trasfer data yang dilakukan tidak dapat diganggu.
VSAT : VSAT (Very Small Aperture Terminal) stasiun bumi yang digunakan pada satelit komunikasi sinyal data, suara, dan video, kecuali pemancaran televisi. VSAT terdiri dari dua bagian: sebuah transceiver yang diletakkan ditempat terbuka sehingga dapat secara langsung menerima sinyal dari satelit dan sebuah piranti yang diletakkan dalam ruangan untuk menghubungkan transceiver dan piranti komunikasi pengguna akhir(end user), seperti PC.Transceiver menerima dan mengirim sinyal ke transponder satelit diluar angkasa. Satelit mengirimkan dan menerima sinyal dari komputer stasiun bumi yang berfungsi sebagai hub sistem. Setiap pengguna yang saling terhubung dengan stasiunhub melewati satelit, membentuk topologi bintang. hub mengendalikan semua operasi pada jaringan. Semua transmisi untuk komunikasi antar pengguna harus melewati stasiunhub yang meneruskannya ke satelit dan kepengguna VSAT yang lain. VSAT dapat mengirimkan data sampai dengan kecepatan 56 Kbps.
WAN : WAN wide area network adalah komputer yang terhubung berada pada tempat yang berjauhan dan hubungan dengan line telepon atau gelombang radio. Lihat juga LAN dan jaringan.
Wi-Fi : Wi-Fi Wireless Fidelity adalah nama dagang resmi untuk IEEE 802.11b yang dibuat oleh Wireless Ethernet Compatibility Aliance (WECA). Istilah Wi-Fi menggantikan 802.11b seperti halnya istilah Ethernet menggantikan IEEE 802.3. Produk yang disertifikasi oleh WECA sebagai Wi-Fi dapat beroperasi bersama meskipun dibuat oleh perusahaan yang berbeda.
Workstation : Pada jaringan komputer, workstation adalah komputer yang terhubung dengan sebuah local-area network (LAN).Istilah workstation juga digunakan untuk menyebut komputer yang digunakan untuk aplikasi teknik (CAD/CAM), desktop publishing, pengembangan software, dan aplikasi lainnya yang membutuhkan tingkat komputasi dan kemampuan grafis yang cukup tinggi.Workstation biasanya terdiri dari layar grafik yang besar dengan revolusi tinggi, RAM minimal 64 MB, dukungan jaringan built-in, dan graphical user interface.Sebagian besar workstation juga mempunyai piranti penyimpanan seperti disk drive, tetapi jenis workstation khusus, yang disebut diskless workstation, tidak mempunyai disk drive. Sistem operasi yang banyak digunakan untuk workstation adalah UNIX dan windows NT. Seperti halnya PC, sebagian besar workstation adalah komputer single user, Meski demikian, workstation pada dasarnya dihubungkan dengan local area network, meskipun dapat juga sebgian sistem yang berdiri sendiri stand alone.
100BaseT : 100BaseT adalah nama lain fast Ethernet yang mempunyai kecepatan transmisi sampai dengan 100 mbps. Jenis 100BaseT ini lebih mahal daripada 10BaseT dan lebih jarang digunakan pada local area network (LAN).
10Base2 : 10Base2 adalah satu jenis standar Ethernet ( IEEE802.3) untuk lokal area network ( LAN ). Standard 10 Base-2 ( yang juga disebut Thinnet )menggunakan kabel koasial 50 ohm ( RG-58A/U ) dengan panjang maksimal 185 meter.kabel ini lebih kecil dan lebih flesibel daripada yang digunakan untuk standard 10 Base 5. Sistem 10 Base-2 beroperasi pada 10 Mbps dan menggunakan metode tranmisi baseband.
10 Base5 : 10 Base-5 adalqh standard awal untuk Ethernet yang menggunakan kabel koasial. nama 10 Base5 didasarkan pada fakta bahwa kecepatan transfer data maksimum adalah 10 Mbps. menggunakan transmisi Baseband, dan panjang kabel maksimal adalah 500 meter. 10 Base5 juga disebut Thick Wire atau thick Net.
10BaseT : 10BaseT adalah jenis Ethernet yang paling umum. Nama tersebut menunjukan bahwa kecepatan transmisi maksimum adalah 10Mbps. 10BaseT menggunakan kabel tembaga dan merupakan card standard untuk menghubungkan komputer pada lokal area network (LAN).
LAN : merupakan network yang terhubung oleh HUB dan Switch (Access Layer)
Multi-LAN : merupakan Network yang terhubung oleh Router (Distribution Layer)
WAN : merupakan network yang terbung oleh “Switch Route Processor” (core Layer)
B. Jenis-jenis Topologi
1. Topologi Mesh
Di antara topologi yang lain topologi mesh memiliki hubungan yang berlebihan antara peralatan-peralatan yang ada. Jadi susunannya, setiap peralatan yang ada didalam jaringan saling terhubung satu sama lain. Dapat dibayangkan jika jumlah peralatan yang terhubung sangat banyak.2. Topologi Ring
Penempatan kabel yang digunakan dalam ring menggunakan desain yang sederhana. Pada topologi ring, setiap komputer terhubung ke komputer selanjutnya, dengan komputer terakhir terhubung ke komputer yang pertama. Tetapi sayangnya, jika akan dilakukan penambahan atau pengurangan komputer dalam jaringan tentu saja akan membutuhkan biaya yang relative mahal.3. Topologi Star
Dalam topologi star, semua kabel dihubungkan dari komputer-komputer ke lokasi pusat (central location), dimana semuanya terhubung ke suatu alat yang dinamakan hub. Topologi star digunakan dalam jaringan yang padat, ketika endpoint dapat dicapai langsung dari lokasi pusat, kebutuhan untuk perluasan sangat mudah.4. Topologi Bus
Topologi bus seringkali digunakan ketika jaringannya berukuran kecil, simpel, atau bersifat sementara. Sangat sederhana dalam instalasi, dan ekonomis dalam hal biaya. Bagaimana Jaringan Bus Bekerja Tipikal dari jaringan bus, kabel hanya satu atau lebih wires, tanpa adanya alat tambahan yang disebut hub/switch.5. Topologi Jaringan
Apa itu Topologi Jaringan? Topologi pada dasarnya adalah peta dari sebuah jaringan. Topologi jaringan terbagi lagi menjadi dua, yaitu topologi secara fisik (physical topology) dan topologi secara logika (logical topology). Topologi secara fisik menjelaskan bagaimana susunan dari kabel dan komputer dalam berkomunikasi satu sama lain agar pengguna bisa mudah menjalankannya.C. Daftar Perintah Dasar Pengaturan Jaringan Komputer
Perubahan internet sungguh sangat cepat dan karena alasan itu, melihat kembali ke dasar-dasar sebuah pengetahuan sangat penting sebelum kita salah mengerti. Seperti yang Anda ketahui, internet tidak lebih dari kumpulan jaringan komputer yang saling berhubungan. Dalam posting ini saya akan menampilkan daftar perintah dasar pengaturan jaringan komputer. Bahkan jika Anda belum pernah menggunakan salah satu dari perintah ini sebelumnya, akan sangat berguna untuk mengetahui perintah-perintah ini. Seperti biasa, meningkatkan pengetahuan adalah cara yang lebih baik untuk mencapai tujuan Anda.
Untuk menjalankan perintah ini, buka command prompt: Klik [Start] dan kemudian klik [Run…} (atau tekan Windows key + R). setelah itu, ketik [cmd] dan tekan [Enter]. Setlah jendela hitam prompt muncul, inilah perintah-perintah yang dapat Anda gunakan;
- “Arp –a” (dalam praktek penulisan harus tanpa tanda petik). Alat ini menangani resolusi IP ke alamat fisik. Perintah memberikan daftar IP dan alamat fisik pada jaringan lokal Anda.
- “ipconfig /all”. Ini adalah tool jaringan utama. Digunakan tanpa parameter dan hanya memberikan informasi dasar tentang jaringan Anda. Didalamnya berisi semua parameter, informasi yang lebih rinci tentang DNS, DHCP, dan pengaturan jaringan lainnya.
- “ipconfig /renew”. Perintah ini memperbaharui IP server DHCP yang telah ditentukan untuk komputer Anda. Ini adalah perintah yang digunakan Windows ketika memberitahu Anda bahwa ia sedang mencoba untuk memecahkan masalah pada jaringan.
- “ipconfig /flushdns”. Komputer Anda memiliki tabel dengan nama komputer dan alamat IP yang berhubungan. Perintah ini akan menghapus semua entri pada tabel tersebut. Ini sangat berguna jika Anda mengubah DNS server Anda.
- “ipconfig /displaydns”. Perintah ini menampilkan isi tabel yang kita bicarakan sebelumnya.
- “netstat –nab”. Dengan perintah dasar ini, Anda dapat mengetahui setiap port terbuka di komputer Anda dan port terbuka yang memiliki eksekutable. Pada Windows 7 perintah ini membutuhkan hak akses Administrasi sehingga harus dijalankan sebagai administrator.
- ”netstat –r”. Menampilkan tabel routing.
- “ping”. Cara termudah untuk mengetahui jika ada salah satu komputer terhubung ke jaringan Anda.
- “tracert”. Menginformasikan tentang rute ke host remote. Masalah tentang tracert adalah bahwa tracert menggunakan port tertentu yang dapat diblokir di rute. Jika Anda ingin tahu apakah Anda dapat membuat sambungan antara Anda dan gunakan port router:
- “pathping”. Sebuah versi tracert yang lebih baik yang memberikan Anda statika tentang paket hilang dan latency.
- “nslookup”. Dengan tool ini Anda dapat memeriksa server DNS Anda. Sebagai contoh, bayangkan Anda mengalami masalah dengan DNS saat ini dan tidak dapat memasuki address http://agussale.com. Anda dapat mengujinya dengan nslookup dan menggunakan server DNS lain untuk mencoba menyelesaikan address. Program ini dapat menginformasikan tentang nama PC dan alamat IP yang diberikan.
D. Jaringan Komputer
Apa itu Jaringan Komputer?
1. Model Jaringan Komputer
Jaringan komputer dapat diartikan sebagai sebuah rangkaian dua atau lebih komputer. Komputer-komputer ini akan dihubungkan satu sama lain dengan sebuah sistem komunikasi. Dengan jaringan komputer ini dimungkinkan bagi setiap komputer yang terjaring di dalamnya dapat saling tukar-menukar data, program, dan sumber daya komputer lainnya seperti media penyimpanan, printer, dan lain-lain. Jaringan komputer yang menghubungkan komputer-komputer yang berada pada lokasi berbeda dapat juga dimanfaatkan untuk mengirim surat elektronik (e-mail), mengirim file data (upload) dan mengambil file data dari tempat lain (download), dan berbagai kegiatan akses informasi pada lokasi yang terpisah.
Tujuan utama dari sebuah jaringan komputer adalah sharing resource (baca: sumber daya), dimana sebuah komputer dapat memanfaatkan sumber daya yang dimiliki komputer lain yang berada dalam jaringan yang sama.
Perkembangan teknologi komunikasi data dan jaringan komputer dewasa ini sudah tidak terbatas lagi hanya pada komputer. Berbagai perangkat teknologi komunikasi yang hadir saat ini berkembang mengikuti perkembangan teknologi komputer, banyak diantaranya mengintegrasikan perangkat komputer seperti mikroprosesor, memori, display, storage, dan teknologi komunikasi ke dalamnya padahal dulunya teknologi ini dikembangkan untuk komputer yang dapat kita temui saat ini sudah ikut digunakan pada teknologi jaringan komputer.
Suatu jaringan komputer terdiri
atas:
- Minimal dua buah komputer
- Kartu jaringan (Network Interface Card / NIC) pada setiap komputer
- Medium koneksi, yang menghubungkan kartu jaringan satu komputer ke komputer lainnya, biasa disebut sebagai medium transmisi data, bisa berupa kabel maupun nirkabel atau tanpa-kabel (wireless seperti radio, microwave, satelit, dsb).
- Perangkat lunak sistem operasi jaringan (network operating system software/noss) yang berfungsi untuk melakukan pengelolaan sistem jaringan, misalnya: microsoft windows 2000 server, microsoft windows nt, novell netware, linux, dan sebagainya.
- Peralatan interkoneksi seperti hub, bridge, switch, router, gateway, apabila jaringan yang dibentuk semakin luas jangkauannya.
RANCANG BANGUN JARINGAN
3.1.
Memahami hubungan komputer ke jaringan
4.1. Menalar hubungan komputer ke jaringan
Pertemuan 1
TERMINOLOGI DASAR JARINGAN
Jaringan
komputer merupakan sekumpulan komputer yang terpisah-pisah akan
tetapi saling berhubungan dalam melaksanakan tugasnya. Dua buah
komputer misalnya dikatakan terkoneksi bila keduanya dapat saling bertukar
informasi. Bentuk koneksi dapat melalui: kawat tembaga, serat optik, gelombang
mikro, satelit komunikasi. Dalam suatu jaringan komputer, Pengguna harus secara
eksplisit:
·
Masuk atau
log in ke sebuah mesin/sistem
·
Menyampaikan
tugas dari jauh
·
Memindahkan
file-file
·
Menangani
sendiri secara umum seluruh manajemen jaringan
Jaringan
komputer menjadi penting bagi manusia dan organisasinya karena jaringan
komputer mempunyai tujuan yang menguntungkan bagi mereka. Tujuan jaringan
komputer adalah untuk:
1. Resource sharing/ berbagi sesumber:
seluruh program, peralatan dan data yang dapat digunakan oleh setiap orang yang
ada dijaringan tanpa dipengaruhi lokasi sesumber dan pemakai. Misalnya: Staff
BIRO Akademik mengirimkan daftar mahasiswa baru ke perpustakaan dalam bentuk
print out dengan langsung mencetaknya di printer perpustakaan dari komputer di
BIRO akademik. Atau sebaliknya staff perpustakaan mendapatkan langsung file
daftar mahasiswa baru yang disimpan di komputer staff BIRO akademik.
2. High reliability/kehandalan tinggi:
tersedianya sumber-sumber alternatif kapanpun diperlukan. Misalnya pada
aplikasi perbankan atau militer, jika salah satu mesin tidak bekerja, kinerja
organisasi tidak terganggu karena mesin lain mempunyai sumber yang sama.
3. Menghemat uang: Data disimpan di
sebuah komputer yang bertindak sebagai server dan komputer lain yang
menggunakan data tersebut bertindak sebagai client. Bentuk ini disebut Client-server.
4. Scalability/ skalabilitas:
meningkatkan kinerja dengan menambahkan komputer server atau client dengan
mudah tanpa mengganggu kinerja komputer server atau komputer client yang sudah
ada lebih dulu.
5. Media komunikasi: memungkinkan kerjasama
antar orang-orang yang saling berjauhan melalui jaringan komputer baik untuk
bertukar data maupun berkomunikasi.
6. Akses informasi luas: dapat
mengakses dan mendapatkan informasi dari jarak jauh
7. Komunikasi orang-ke-orang: digunakan
untuk berkomunikasi dari satu orang ke orang yang lain
8. Hiburan interaktif.
Prinsip Komunikasi Data
Pernahkah
Saudara melihat seorang turis dengan pemandunya? Jika Saudara perhatikan guide
tersebut membantu turis untuk berdialog dengan penduduk lokal dalam
menterjemahkan atau menjelaskan maksud pembicaraan di antara mereka. Demikian
juga komunikasi dalam jaringan komputer, Untuk dapat mengatur komunikasi di
dalam jaringan komputer haruslah dibuat suatu standar yang berfungsi memudahkan
dalam komunikasi di antara mereka
Komunikasi
data merupakan bentuk komunikasi yang secara khusus berkaitan dengan transmisi
atau pemindahan data antara komputer-komputer, komputer dengan piranti-piranti
yang lain dalam bentuk data digital yang dikirimkan melalui media komunikasi
data.
Di sisi
lain, komunikasi data dapat diartikan pula sebagai proses pengiriman data atau
informasi dari suatu sumber (source) ke tujuan (destination). Di
mana komunikasi data ini dapat dilakukan antara dua komputer atau lebih yang
jenisnya sama ataupun berbeda. Adapun proses komunikasi data ini akan
berlangsung dengan baik apabila mengacu pada aturan atau standar yang
direkomendasikan oleh badan internasional utama yang mengaturnya.
Jenis –
Jenis Komunikasi Data
Ada beberapa
jenis komunikasi data, antara lain :
1. Jenis komunikasi data melalui
infrastruktur terestrial
Jenis
komunikasi data ini dapat dilakukan dengan menggunakan media kabel dan nirkabel
sebagai aksesnya sehingga membutuhkan biaya yang tinggi untuk
membangun infrastruktur jenis ini.
2. Jenis komunikasi data melalui
satelit
Jenis
komunikasi data ini dapat dilakukan dengan menggunakan satelit sebagai
aksesnya. Biasanya wilayah yang dicakup akses satelit lebih luas dan mampu
menjangkau lokasi yang tidak memungkinkan dibangunnya infrastruktur terestrial,
namun membutuhkan waktu yang lama untuk berlangsungnya proses komunikasi.
Komponen
Komunikasi Data
Ada beberapa
hal yang termasuk dalam komponen komunikasi data, yaitu:
a.
Pengirim
adalah piranti yang mengirimkan data.
b. Penerima adalah piranti yang
menerima data.
c.
Pesan/Data
adalah informasi yang akan dipindahkan bisa berupa apa saja, teks, angka,
gambar, suara, video, atau kombinasi dari semuanya.
d. Media pengiriman adalah media atau
saluran yang digunakan untuk mengirimkan data, bisa berupa kabel, maupun
gelombang magnetik.
e.
Protokol,
adalah aturan-aturan yang harus disepakati oleh dua atau lebih alat untuk dapat
saling berkomunikasi.
Sistem
Komunikasi Data
Komunikasi
data dapat dilakukan melalui beberapa sistem, antara lain :
1. Titik ke titik (point to point
communications)
Yaitu
informasi dari sumber hanya ditujukan kepada SATU point penerima saja.
Contoh :
telepon, fax, telegram.
2. Titik ke beberapa penerima (multipoint
communications)
yaitu
informasi dari sumber ditujukan kepada BEBERAPA point penerima saja.
Contoh :
jaringan dengan
switch
3. Menyebar (broadcasting
communications)
Yaitu
informasi yang diberikan sumber dapat diterima oleh semua point yang terhubung
tanpa kecuali.
Contoh :
televisi broadcast, radio
broadcast.
Transmisi
Data
Mode
Transmisi
Ada beberapa
mode transmisi data, yaitu :
a.
Simplex
Mode simplex
adalah metode komunikasi antara pengirim dan penerima yang bersifat satu arah,
dimana sisi pengirim hanya berfungsi sebagai pengirim informasi sedangkan sisi
penerima berfungsi sebagai penerima. Mode ini juga sering disebut dengan
saluran one way only. Adapun contoh mode ini dapat dijumpai pada pesawat
penerima radio yang menerima siaran radio dari pancaran stasiun radio.
b. Half Duplex (HDX)
Mode half
duplex adalah suatu metode komunikasi yang dapat dilakukan dengan dua arah
secara bergantian (waktu tidak sama). Dimana sisi pengirim dapat mengirimkan
informasi dan sisi yang lain dapat berfungsi sebagai penerima sehingga mode ini
sering disebut sebagai saluran two way alternate. Adapun contohnya dapat
dilihat dari pemakaian radio tranceiver.
c.
Full Duplex
(FDX)
Mode full
duplex adalah suatu metode yang digunakan pada komunikasi untuk dua arah secara
terus – menerus. Dimana sisi pengirim dan penerima dapat berkomunikasi dua arah
dalam waktu yang bersamaan. Adapun contohnya adalah pemakaian pesawat telepon.
Teknologi jaringan
yang menghubungkan komputer baik dalam area kecil maupun besar mempunyai
aturan-aturan atau prinsip baku dalam komunikasi data. Komunikasi merupakan
proses penyampaian pesan dari seseorang kepada orang lain sehingga terjadi
pengertian yang sama. Untuk mencapai pengertian yang sama ini digunakan bahasa
yang dimengerti. Dalam komunikasi data jaringan diperlukan penerjemah
(interpreter) yang disebut dengan Protokol. Jika dalam kehidupan sehari-hari
untuk dapat berkomunikasi dengan orang di seluruh dunia digunakan bahasa yang
suatu standar yaitu bahasa Inggris, maka dalam dunia komputer ada badan dunia
yang menangani masalah suatu standarisasi, yaitu ISO (International Standard
Organization) membuat aturan baku sebagai prinsip komunikasi data dengan nama
model referensi OSI (Open System Interconnection). Dengan adanya model OSI ini
semua vendor perangkat telekomunikasi memiliki pedoman dalam mengembangkan
protolkolnya.
Model OSI
terdiri dari 7 lapisan, yaitu: 4 lapisan fisik berorientasi pada jaringan dan 3
lapisan berorientasi pada pemakai atau aplikasi. 4 lapisan pertama OSI
berfungsi untuk membawa data tanpa cacat antara 2 lokasi. 3 lokasi berikutnya
merupakan nilai tambah dari OSI. Berikut ini uraian dari 7 lapisan OSI:
Application Layer : Layer ini
bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program komputer, seperti
program e-mail, dan service lain yang jalan di jaringan, seperti server printer
atau aplikasi komputer lainnya.
Presentation Layer :Bertanggung
jawab bagaimana data dikonversi dan diformat untuk transfer data. Contoh
konversi format text ASCII untuk dokumen, .gif dan JPG untuk gambar. Layer ini
membentuk kode konversi, translasi data, enkripsi dan konversi
Session Layer : Menentukan bagaimana dua terminal menjaga, memelihara dan mengatur
koneksi,- bagaimana mereka saling berhubungan satu sama lain. Koneksi di layer
ini disebut “session”.Membuat sesi untuk proses dan mengakhiri sesi
tersebut. Contohnya jika ada login secara interaktif maka sesi dimulai dan
kemudian jika ada permintaan log off maka sesi berakhir. Lapisan ini juga
menghubungkan lagi jika sesi login terganggu sehingga terputus.
Transport Layer : lapisan
ini mengatur pengiriman pesan dari hos-host di jaringan. Pertama data
dibagi-bagi menjadi paket-paket sebelum pengiriman dan kemudian penerima akan
menggabungkan paket-paket tersebut menjadi data utuh kembali. Lapisan ini
juga memastikan bahwa pengiriman data bebas kesalahan dan kehilangan paket
data. Rincian Fungsinya yaitu :
- Melakukan segmentasi dan menyatukan kembali data yang tersegmentasi (reassembling) dari upper layer menjadi sebuah arus data yang sama
- Menyediakan layanan tranportasi data ujung ke ujung.
- Membuat sebuah koneksi logikal antara host pengirim dan tujuan
- Bertanggung jawab menyediakan mekanismemultiplexing
- Multiplexing = teknik untuk mengirimkan danmenerima beberapa jenis data yang berbeda sekaligus pada saat yang bersamaan melaluisebuah media network.
Network Layer :
Merupakan layer
ketiga pada model referensi OSI layer. Layer ini berfungsi sebagai mengantarkan
paket ketujuan, yang dikenal dengan Routing. Lapisan ini juga memberi identitas
alamat, jalur perjalanan pengiriman data, dan mengatur masalah jaringan
misalnya pengiriman paket-paket data.Layer ini
mengontrol paket yang akan dikirim ke data link layer dengan cara mencari route
yang paling murah dan cepat.
Layer ini Bertanggung
jawab menentukan alamat jaringan, menentukan rute yang harus diambil selama
perjalanan, dan menjaga antrian trafik di jaringan. Data pada layer ini
berbentuk paket.
Data Link Layer :layer kedua
pada model referensi OSI layer. Pada layer ini data diterima dari network layer
berupa Paket yang kemudian diencapsulasi (pembungkusan) menjadi Frame, dengan
memberikan layer-2 headersources &
destination (semacam informasi kontrol). Dan kemudian dikirim ke phisycal layer untuk diteruskan ke penerima. Pada
penerima, layer ini mengubah Byte menjadi Frame, frame header akan dilepas
(dekapsulasi), kemudian dikirim ke network layer menjadi Paket. lapisan
data link mengendalikan kesalahan antara dua komputer yang berkomunikasi lewat
lapisan physical. Data link biasanya digunakan oleh hub dan switch.
Physical Layer : lapisan
physical bertanggung jawab atas proses data menjadi bit dan mentransfernya
melalui media, seperti kabel, kartu jaringan dan menjaga koneksi fisik antar
sistem. Layer physical Merupakan layer kesatu atau layer bawah pada model
referensi OSI layer. Pada layer ini data diterima dari data link layer berupa
Frame yang dan diubah menjadi Bitstream yang akan dikirim ketujuan berupa
sinyal melalui media komunikasi. Pada penerima, layer ini akan mengubah sinyal
dari pengirim menjadi Bite dan sebelum dikirim ke data link layer Bite diubah
menjadi Byte.
Prinsip
komunikasi data memerlukan protokol sebagai saluran yang mengatur komunikasi
diantara beberapa komputer dalam sebuah jaringan. Protokol jaringan
adalah aturan-aturan atau tatacara yang digunakan dalam melaksanakan pertukaran
data dalam sebuah jaringan.
Protokol mengurusi segala hal dalam komunikasi data,
mulai dari kemungkinan perbedaan format data yang dipertukarkan hingga ke
masalah koneksi listrik dalam jaringan. Dalam suatu jaringan komputer,
terjadi sebuah proses komunikasi antar entiti atau perangkat yang berlainan
sistemnya. Entiti atau perangkat ini adalah segala sesuatu yang mampu menerima
dan mengirim. Untuk berkomunikasi
mengirim dan menerima antara dua entiti dibutuhkan saling-pengertian di
antara kedua belah pihak. Pengertian inilah yang dikatakan sebagai protokol.
Jadi protokol adalah himpunan aturan-aturan main yang mengatur komunikasi data.
Protokol
mendefinisikan apa yang dikomunikasikan bagaimana dan kapan terjadinya
komunikasi. Elemen-elemen penting daripada protokol adalah : syntax, semantics
dan timing.
- Syntax mengacu pada struktur atau format data, yang mana dalam urutan tampilannya memiliki makna tersendiri. Sebagai contoh, sebuah protokol sederhana akan memiliki urutan pada delapan bit pertama adalah alamat pengirim, delapan bit kedua adalah alamat penerima dan bit stream sisanya merupakan informasinya sendiri.
- Semantics mengacu pada maksud setiap section bit. Dengan kata lain adalah bagaimana bit-bit tersebut terpola untuk dapat diterjemahkan.
- Timing mengacu pada 2 karakteristik yakni kapan data harus dikirim dan seberapa cepat data tersebut dikirim. Sebagai contoh, jika pengirim memproduksi data sebesar 100 Megabits per detik (Mbps) namun penerima hanya mampu mengolah data pada kecepatan 1 Mbps, maka transmisi data akan menjadi overload pada sisi penerima dan akibatnya banyak data yang akan hilang atau musnah.
Protokol yang terdapat dalam jaringan komputer adalah
sebagai berikut:
a.
Ethernet.
Protokol ini paling banyak digunakan dalam system jaringan.Ethernet bekerja dengan memperhatikan kabel dalam network atau jaringan sebelum dilakukan transformasi atau transmisi data. Bila dalam kabel jaringan tidak terdapat aktifitas, maka computer akan mentransmisikan data. Bila dalam kabel terdapat aktifitas transmisi data lain, maka computer akan menunggu dan mencoba kembali mentransmisi data jika kabel jaringan telah bersih dari transmisi data computer lain. Bila terdapat beberapa computer yang melakukan transmisi data bersamaan, maka masing-masing computer akan mundur dan menunggu secara acak untuk mentransmisikan data kembali, yang disebut cara kolisi (collision). Ethernet mendukung kecepatan transfer data sampai 10Mbps,
Protokol ini paling banyak digunakan dalam system jaringan.Ethernet bekerja dengan memperhatikan kabel dalam network atau jaringan sebelum dilakukan transformasi atau transmisi data. Bila dalam kabel jaringan tidak terdapat aktifitas, maka computer akan mentransmisikan data. Bila dalam kabel terdapat aktifitas transmisi data lain, maka computer akan menunggu dan mencoba kembali mentransmisi data jika kabel jaringan telah bersih dari transmisi data computer lain. Bila terdapat beberapa computer yang melakukan transmisi data bersamaan, maka masing-masing computer akan mundur dan menunggu secara acak untuk mentransmisikan data kembali, yang disebut cara kolisi (collision). Ethernet mendukung kecepatan transfer data sampai 10Mbps,
b. Localtalk
Protokol ini dapat melewati port serial dengan menggunakan adapter localtalk dan kabel twisted pair. Dan jaringan ini hanya memungkinkan jaringan secara peer to peer tanpa membutuhkan tambahan aplikasi khusus. Kecepatan transmisi hanya 230 Kbps yang merupakan kelemahan protocol ini.
Protokol ini dapat melewati port serial dengan menggunakan adapter localtalk dan kabel twisted pair. Dan jaringan ini hanya memungkinkan jaringan secara peer to peer tanpa membutuhkan tambahan aplikasi khusus. Kecepatan transmisi hanya 230 Kbps yang merupakan kelemahan protocol ini.
c.
TokenRing
Protokol ini adalah melalui sebuah token dalam sebuah lingkaran seperti cincin dan transmisi antar simpul dikendalikan oleh peredaran token. Token digunakan mengendalikan akses pada media transmisi dengan jalan memutar dari stasiun ke stasiun lain dijaringan tersebut. Stasiun yang mendapat token dapat mengirim data dengan kata lain datan dimasukkan ke dalam tokon dan ketika token berada di simpul tujuan maka data tersebut diberikan. Kecepatan protocol ini dalam transmisi data antara 4 Mbps sampai 16 Mbps.
Protokol ini adalah melalui sebuah token dalam sebuah lingkaran seperti cincin dan transmisi antar simpul dikendalikan oleh peredaran token. Token digunakan mengendalikan akses pada media transmisi dengan jalan memutar dari stasiun ke stasiun lain dijaringan tersebut. Stasiun yang mendapat token dapat mengirim data dengan kata lain datan dimasukkan ke dalam tokon dan ketika token berada di simpul tujuan maka data tersebut diberikan. Kecepatan protocol ini dalam transmisi data antara 4 Mbps sampai 16 Mbps.
d. FDDI (Fiber Distributed Data
Interface)
Protokol ini
berbasis pada protocol token ring. FDDI terdiri dari dua token ring, satu ring
berfungsi sebagai ring backup jika seandainya ada ring yang putus. Sebuah ring
FDDI memiliki kecepatan transmisi data sebesar 100 Mbps dan kabel yang
digunakan adalah serat optic.
e.
ATM
(Asynchronous Transfer Mode).
Protokol ini
merupakan protocol jaringan yang mendukung transmisi data yang berbentuk gambar
atau video dan audio. Dan protocol ini umumnya digunakan untuk menghubungkan
dua atau lebih jaringan LAN. Protokol ini digunakan pada topologi Star
menggunakan kabel twisted pair atau serat optic. Kecepatan transmisi data pada
protocol ini antara 155 – 2488 Mbps.
RANCANG BANGUN JARINGAN
3.1.
Memahami hubungan komputer ke jaringan
4.1. Menalar hubungan komputer ke jaringan
Pertemuan 1
TERMINOLOGI DASAR JARINGAN
Jaringan
komputer merupakan sekumpulan komputer yang terpisah-pisah akan
tetapi saling berhubungan dalam melaksanakan tugasnya. Dua buah
komputer misalnya dikatakan terkoneksi bila keduanya dapat saling bertukar
informasi. Bentuk koneksi dapat melalui: kawat tembaga, serat optik, gelombang
mikro, satelit komunikasi. Dalam suatu jaringan komputer, Pengguna harus secara
eksplisit:
·
Masuk atau
log in ke sebuah mesin/sistem
·
Menyampaikan
tugas dari jauh
·
Memindahkan
file-file
·
Menangani
sendiri secara umum seluruh manajemen jaringan
Jaringan
komputer menjadi penting bagi manusia dan organisasinya karena jaringan
komputer mempunyai tujuan yang menguntungkan bagi mereka. Tujuan jaringan komputer
adalah untuk:
1. Resource sharing/ berbagi sesumber:
seluruh program, peralatan dan data yang dapat digunakan oleh setiap orang yang
ada dijaringan tanpa dipengaruhi lokasi sesumber dan pemakai. Misalnya: Staff
BIRO Akademik mengirimkan daftar mahasiswa baru ke perpustakaan dalam bentuk
print out dengan langsung mencetaknya di printer perpustakaan dari komputer di
BIRO akademik. Atau sebaliknya staff perpustakaan mendapatkan langsung file
daftar mahasiswa baru yang disimpan di komputer staff BIRO akademik.
2. High reliability/kehandalan tinggi:
tersedianya sumber-sumber alternatif kapanpun diperlukan. Misalnya pada
aplikasi perbankan atau militer, jika salah satu mesin tidak bekerja, kinerja
organisasi tidak terganggu karena mesin lain mempunyai sumber yang sama.
3. Menghemat uang: Data disimpan di
sebuah komputer yang bertindak sebagai server dan komputer lain yang
menggunakan data tersebut bertindak sebagai client. Bentuk ini disebut
Client-server.
4. Scalability/ skalabilitas: meningkatkan
kinerja dengan menambahkan komputer server atau client dengan mudah tanpa
mengganggu kinerja komputer server atau komputer client yang sudah ada lebih
dulu.
5. Media komunikasi: memungkinkan
kerjasama antar orang-orang yang saling berjauhan melalui jaringan komputer
baik untuk bertukar data maupun berkomunikasi.
6. Akses informasi luas: dapat
mengakses dan mendapatkan informasi dari jarak jauh
7. Komunikasi orang-ke-orang: digunakan
untuk berkomunikasi dari satu orang ke orang yang lain
8. Hiburan interaktif.
Prinsip Komunikasi Data
Pernahkah
Saudara melihat seorang turis dengan pemandunya? Jika Saudara perhatikan guide
tersebut membantu turis untuk berdialog dengan penduduk lokal dalam
menterjemahkan atau menjelaskan maksud pembicaraan di antara mereka. Demikian
juga komunikasi dalam jaringan komputer, Untuk dapat mengatur komunikasi di
dalam jaringan komputer haruslah dibuat suatu standar yang berfungsi memudahkan
dalam komunikasi di antara mereka
Komunikasi
data merupakan bentuk komunikasi yang secara khusus berkaitan dengan transmisi
atau pemindahan data antara komputer-komputer, komputer dengan piranti-piranti
yang lain dalam bentuk data digital yang dikirimkan melalui media komunikasi
data.
Di sisi
lain, komunikasi data dapat diartikan pula sebagai proses pengiriman data atau
informasi dari suatu sumber (source) ke tujuan (destination). Di
mana komunikasi data ini dapat dilakukan antara dua komputer atau lebih yang
jenisnya sama ataupun berbeda. Adapun proses komunikasi data ini akan
berlangsung dengan baik apabila mengacu pada aturan atau standar yang
direkomendasikan oleh badan internasional utama yang mengaturnya.
Jenis –
Jenis Komunikasi Data
Ada beberapa
jenis komunikasi data, antara lain :
1. Jenis komunikasi data melalui
infrastruktur terestrial
Jenis
komunikasi data ini dapat dilakukan dengan menggunakan media kabel dan nirkabel
sebagai aksesnya sehingga membutuhkan biaya yang tinggi untuk
membangun infrastruktur jenis ini.
2. Jenis komunikasi data melalui
satelit
Jenis
komunikasi data ini dapat dilakukan dengan menggunakan satelit sebagai
aksesnya. Biasanya wilayah yang dicakup akses satelit lebih luas dan mampu
menjangkau lokasi yang tidak memungkinkan dibangunnya infrastruktur terestrial,
namun membutuhkan waktu yang lama untuk berlangsungnya proses komunikasi.
Komponen
Komunikasi Data
Ada beberapa
hal yang termasuk dalam komponen komunikasi data, yaitu:
a.
Pengirim
adalah piranti yang mengirimkan data.
b. Penerima adalah piranti yang menerima
data.
c.
Pesan/Data
adalah informasi yang akan dipindahkan bisa berupa apa saja, teks, angka,
gambar, suara, video, atau kombinasi dari semuanya.
d. Media pengiriman adalah media atau
saluran yang digunakan untuk mengirimkan data, bisa berupa kabel, maupun
gelombang magnetik.
e.
Protokol,
adalah aturan-aturan yang harus disepakati oleh dua atau lebih alat untuk dapat
saling berkomunikasi.
Sistem
Komunikasi Data
Komunikasi
data dapat dilakukan melalui beberapa sistem, antara lain :
1. Titik ke titik (point to point
communications)
Yaitu
informasi dari sumber hanya ditujukan kepada SATU point penerima saja.
Contoh :
telepon, fax, telegram.
2. Titik ke beberapa penerima (multipoint
communications)
yaitu
informasi dari sumber ditujukan kepada BEBERAPA point penerima saja.
Contoh :
jaringan dengan
switch
3. Menyebar (broadcasting
communications)
Yaitu
informasi yang diberikan sumber dapat diterima oleh semua point yang terhubung
tanpa kecuali.
Contoh :
televisi broadcast, radio
broadcast.
Transmisi
Data
Mode
Transmisi
Ada beberapa
mode transmisi data, yaitu :
a.
Simplex
Mode simplex
adalah metode komunikasi antara pengirim dan penerima yang bersifat satu arah,
dimana sisi pengirim hanya berfungsi sebagai pengirim informasi sedangkan sisi
penerima berfungsi sebagai penerima. Mode ini juga sering disebut dengan
saluran one way only. Adapun contoh mode ini dapat dijumpai pada pesawat
penerima radio yang menerima siaran radio dari pancaran stasiun radio.
b. Half Duplex (HDX)
Mode half
duplex adalah suatu metode komunikasi yang dapat dilakukan dengan dua arah
secara bergantian (waktu tidak sama). Dimana sisi pengirim dapat mengirimkan
informasi dan sisi yang lain dapat berfungsi sebagai penerima sehingga mode ini
sering disebut sebagai saluran two way alternate. Adapun contohnya dapat
dilihat dari pemakaian radio tranceiver.
c.
Full Duplex
(FDX)
Mode full
duplex adalah suatu metode yang digunakan pada komunikasi untuk dua arah secara
terus – menerus. Dimana sisi pengirim dan penerima dapat berkomunikasi dua arah
dalam waktu yang bersamaan. Adapun contohnya adalah pemakaian pesawat telepon.
Teknologi
jaringan yang menghubungkan komputer baik dalam area kecil maupun besar
mempunyai aturan-aturan atau prinsip baku dalam komunikasi data. Komunikasi
merupakan proses penyampaian pesan dari seseorang kepada orang lain sehingga
terjadi pengertian yang sama. Untuk mencapai pengertian yang sama ini digunakan
bahasa yang dimengerti. Dalam komunikasi data jaringan diperlukan penerjemah
(interpreter) yang disebut dengan Protokol. Jika dalam kehidupan sehari-hari
untuk dapat berkomunikasi dengan orang di seluruh dunia digunakan bahasa yang
suatu standar yaitu bahasa Inggris, maka dalam dunia komputer ada badan dunia
yang menangani masalah suatu standarisasi, yaitu ISO (International Standard
Organization) membuat aturan baku sebagai prinsip komunikasi data dengan nama
model referensi OSI (Open System Interconnection). Dengan adanya model OSI ini
semua vendor perangkat telekomunikasi memiliki pedoman dalam mengembangkan
protolkolnya.
Model OSI
terdiri dari 7 lapisan, yaitu: 4 lapisan fisik berorientasi pada jaringan dan 3
lapisan berorientasi pada pemakai atau aplikasi. 4 lapisan pertama OSI
berfungsi untuk membawa data tanpa cacat antara 2 lokasi. 3 lokasi berikutnya
merupakan nilai tambah dari OSI. Berikut ini uraian dari 7 lapisan OSI:
Application Layer : Layer ini
bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program komputer, seperti
program e-mail, dan service lain yang jalan di jaringan, seperti server printer
atau aplikasi komputer lainnya.
Presentation Layer :Bertanggung
jawab bagaimana data dikonversi dan diformat untuk transfer data. Contoh
konversi format text ASCII untuk dokumen, .gif dan JPG untuk gambar. Layer ini
membentuk kode konversi, translasi data, enkripsi dan konversi
Session Layer : Menentukan bagaimana dua terminal menjaga, memelihara dan mengatur
koneksi,- bagaimana mereka saling berhubungan satu sama lain. Koneksi di layer
ini disebut “session”.Membuat sesi untuk proses dan mengakhiri sesi
tersebut. Contohnya jika ada login secara interaktif maka sesi dimulai dan
kemudian jika ada permintaan log off maka sesi berakhir. Lapisan ini juga menghubungkan
lagi jika sesi login terganggu sehingga terputus.
Transport Layer : lapisan
ini mengatur pengiriman pesan dari hos-host di jaringan. Pertama data
dibagi-bagi menjadi paket-paket sebelum pengiriman dan kemudian penerima akan
menggabungkan paket-paket tersebut menjadi data utuh kembali. Lapisan ini
juga memastikan bahwa pengiriman data bebas kesalahan dan kehilangan paket
data. Rincian Fungsinya yaitu :
- Melakukan segmentasi dan menyatukan kembali data yang tersegmentasi (reassembling) dari upper layer menjadi sebuah arus data yang sama
- Menyediakan layanan tranportasi data ujung ke ujung.
- Membuat sebuah koneksi logikal antara host pengirim dan tujuan
- Bertanggung jawab menyediakan mekanismemultiplexing
- Multiplexing = teknik untuk mengirimkan danmenerima beberapa jenis data yang berbeda sekaligus pada saat yang bersamaan melaluisebuah media network.
Network Layer :
Merupakan layer
ketiga pada model referensi OSI layer. Layer ini berfungsi sebagai mengantarkan
paket ketujuan, yang dikenal dengan Routing. Lapisan ini juga memberi identitas
alamat, jalur perjalanan pengiriman data, dan mengatur masalah jaringan
misalnya pengiriman paket-paket data.Layer ini
mengontrol paket yang akan dikirim ke data link layer dengan cara mencari route
yang paling murah dan cepat.
Layer ini Bertanggung
jawab menentukan alamat jaringan, menentukan rute yang harus diambil selama
perjalanan, dan menjaga antrian trafik di jaringan. Data pada layer ini
berbentuk paket.
Data Link Layer :layer kedua
pada model referensi OSI layer. Pada layer ini data diterima dari network layer
berupa Paket yang kemudian diencapsulasi (pembungkusan) menjadi Frame, dengan
memberikan layer-2 headersources &
destination (semacam informasi kontrol). Dan kemudian dikirim ke phisycal layer untuk diteruskan ke penerima. Pada
penerima, layer ini mengubah Byte menjadi Frame, frame header akan dilepas
(dekapsulasi), kemudian dikirim ke network layer menjadi Paket. lapisan
data link mengendalikan kesalahan antara dua komputer yang berkomunikasi lewat
lapisan physical. Data link biasanya digunakan oleh hub dan switch.
Physical Layer : lapisan
physical bertanggung jawab atas proses data menjadi bit dan mentransfernya
melalui media, seperti kabel, kartu jaringan dan menjaga koneksi fisik antar
sistem. Layer physical Merupakan layer kesatu atau layer bawah pada model
referensi OSI layer. Pada layer ini data diterima dari data link layer berupa
Frame yang dan diubah menjadi Bitstream yang akan dikirim ketujuan berupa
sinyal melalui media komunikasi. Pada penerima, layer ini akan mengubah sinyal
dari pengirim menjadi Bite dan sebelum dikirim ke data link layer Bite diubah
menjadi Byte.
Prinsip
komunikasi data memerlukan protokol sebagai saluran yang mengatur komunikasi
diantara beberapa komputer dalam sebuah jaringan. Protokol jaringan
adalah aturan-aturan atau tatacara yang digunakan dalam melaksanakan pertukaran
data dalam sebuah jaringan.
Protokol mengurusi segala hal dalam komunikasi data,
mulai dari kemungkinan perbedaan format data yang dipertukarkan hingga ke
masalah koneksi listrik dalam jaringan. Dalam suatu jaringan komputer,
terjadi sebuah proses komunikasi antar entiti atau perangkat yang berlainan
sistemnya. Entiti atau perangkat ini adalah segala sesuatu yang mampu menerima
dan mengirim. Untuk berkomunikasi
mengirim dan menerima antara dua entiti dibutuhkan saling-pengertian di
antara kedua belah pihak. Pengertian inilah yang dikatakan sebagai protokol.
Jadi protokol adalah himpunan aturan-aturan main yang mengatur komunikasi data.
Protokol
mendefinisikan apa yang dikomunikasikan bagaimana dan kapan terjadinya
komunikasi. Elemen-elemen penting daripada protokol adalah : syntax, semantics
dan timing.
- Syntax mengacu pada struktur atau format data, yang mana dalam urutan tampilannya memiliki makna tersendiri. Sebagai contoh, sebuah protokol sederhana akan memiliki urutan pada delapan bit pertama adalah alamat pengirim, delapan bit kedua adalah alamat penerima dan bit stream sisanya merupakan informasinya sendiri.
- Semantics mengacu pada maksud setiap section bit. Dengan kata lain adalah bagaimana bit-bit tersebut terpola untuk dapat diterjemahkan.
- Timing mengacu pada 2 karakteristik yakni kapan data harus dikirim dan seberapa cepat data tersebut dikirim. Sebagai contoh, jika pengirim memproduksi data sebesar 100 Megabits per detik (Mbps) namun penerima hanya mampu mengolah data pada kecepatan 1 Mbps, maka transmisi data akan menjadi overload pada sisi penerima dan akibatnya banyak data yang akan hilang atau musnah.
Protokol yang terdapat dalam jaringan komputer adalah
sebagai berikut:
a.
Ethernet.
Protokol ini paling banyak digunakan dalam system jaringan.Ethernet bekerja dengan memperhatikan kabel dalam network atau jaringan sebelum dilakukan transformasi atau transmisi data. Bila dalam kabel jaringan tidak terdapat aktifitas, maka computer akan mentransmisikan data. Bila dalam kabel terdapat aktifitas transmisi data lain, maka computer akan menunggu dan mencoba kembali mentransmisi data jika kabel jaringan telah bersih dari transmisi data computer lain. Bila terdapat beberapa computer yang melakukan transmisi data bersamaan, maka masing-masing computer akan mundur dan menunggu secara acak untuk mentransmisikan data kembali, yang disebut cara kolisi (collision). Ethernet mendukung kecepatan transfer data sampai 10Mbps,
Protokol ini paling banyak digunakan dalam system jaringan.Ethernet bekerja dengan memperhatikan kabel dalam network atau jaringan sebelum dilakukan transformasi atau transmisi data. Bila dalam kabel jaringan tidak terdapat aktifitas, maka computer akan mentransmisikan data. Bila dalam kabel terdapat aktifitas transmisi data lain, maka computer akan menunggu dan mencoba kembali mentransmisi data jika kabel jaringan telah bersih dari transmisi data computer lain. Bila terdapat beberapa computer yang melakukan transmisi data bersamaan, maka masing-masing computer akan mundur dan menunggu secara acak untuk mentransmisikan data kembali, yang disebut cara kolisi (collision). Ethernet mendukung kecepatan transfer data sampai 10Mbps,
b. Localtalk
Protokol ini dapat melewati port serial dengan menggunakan adapter localtalk dan kabel twisted pair. Dan jaringan ini hanya memungkinkan jaringan secara peer to peer tanpa membutuhkan tambahan aplikasi khusus. Kecepatan transmisi hanya 230 Kbps yang merupakan kelemahan protocol ini.
Protokol ini dapat melewati port serial dengan menggunakan adapter localtalk dan kabel twisted pair. Dan jaringan ini hanya memungkinkan jaringan secara peer to peer tanpa membutuhkan tambahan aplikasi khusus. Kecepatan transmisi hanya 230 Kbps yang merupakan kelemahan protocol ini.
c.
TokenRing
Protokol ini adalah melalui sebuah token dalam sebuah lingkaran seperti cincin dan transmisi antar simpul dikendalikan oleh peredaran token. Token digunakan mengendalikan akses pada media transmisi dengan jalan memutar dari stasiun ke stasiun lain dijaringan tersebut. Stasiun yang mendapat token dapat mengirim data dengan kata lain datan dimasukkan ke dalam tokon dan ketika token berada di simpul tujuan maka data tersebut diberikan. Kecepatan protocol ini dalam transmisi data antara 4 Mbps sampai 16 Mbps.
Protokol ini adalah melalui sebuah token dalam sebuah lingkaran seperti cincin dan transmisi antar simpul dikendalikan oleh peredaran token. Token digunakan mengendalikan akses pada media transmisi dengan jalan memutar dari stasiun ke stasiun lain dijaringan tersebut. Stasiun yang mendapat token dapat mengirim data dengan kata lain datan dimasukkan ke dalam tokon dan ketika token berada di simpul tujuan maka data tersebut diberikan. Kecepatan protocol ini dalam transmisi data antara 4 Mbps sampai 16 Mbps.
d. FDDI (Fiber Distributed Data
Interface)
Protokol ini
berbasis pada protocol token ring. FDDI terdiri dari dua token ring, satu ring
berfungsi sebagai ring backup jika seandainya ada ring yang putus. Sebuah ring
FDDI memiliki kecepatan transmisi data sebesar 100 Mbps dan kabel yang
digunakan adalah serat optic.
e.
ATM
(Asynchronous Transfer Mode).
Protokol ini
merupakan protocol jaringan yang mendukung transmisi data yang berbentuk gambar
atau video dan audio. Dan protocol ini umumnya digunakan untuk menghubungkan
dua atau lebih jaringan LAN. Protokol ini digunakan pada topologi Star
menggunakan kabel twisted pair atau serat optic. Kecepatan transmisi data pada
protocol ini antara 155 – 2488 Mbps.






0 komentar:
Posting Komentar